masih ga habis pikir, bagaimana bisa dalam kurang dari 6 bulan seseorang bisa punya perasaan sama 2 orang yg berbeda. Move on nya cepet banget. Gue barusan baca-baca TL orang, dan baru tau dia masih pacaran sementara dia mulai dekat dgn cowok lain. Entah kapan putusnya tau-tau dia sama cowok lain itu jadian.
Aish.. Koq bisa? Segitu gampangnyakah mengalihkan perhatian, menghilangkan perasaan sayang ke seseorang. Mau dong tipsnya?!?! hehe.. eh ga ah dink!
Jadi cuma ada 2 kemungkinan sih, cowok itu manfaatin hubungan si cewek sama pacarnya yg mulai buruk atau si cewek emang ngga tulus.
yah, whatever lah. Gue cuma ga habis pikir aja, bisa segitu gampangnya dapetin cowok baru pasca putus dari pacarnya dalam waktu yg sangat-sangat singkat.
Beda banget sama gue. Upsh. Sekalinya gue suka sama seseorang, susah banget ngilangin perasaan itu. Bayangin aja, sampe sekarang gue masih bertahan dengan perasaan yg sama pada orang yg sama sejak 7 tahun yg lalu, walaupun sadar gue ga bisa ngapa-ngapain dgn perasaan ini.
Pernah gue coba mengalihkan perhatian terhadap orang lain, tapi ga bisa, ga pernah benar-benar bisa. Tetap dia yg terbaik.
Senin, 23 Juli 2012
Koq bisa?!?! :-O
Published with Blogger-droid v2.0.4
Jumat, 18 Mei 2012
Kenangan semasa SMA (bagian ketiga)
Kemarin, 17 Mei 2012, aku dan dua orang teman berkunjung ke SMAVEN. Kunjungan mendadak karna memang tak ada rencana sebelumnya untuk pergi ke sana. Kami hanya bingung mau kemana sementara tempat yg ingin kami kunjungi sedang tidak buka saat itu (Bakso Ujang). Berhubung cukup dekat dengan smaven dan pagar sekolah sedang tidak ditutup, akhirnya kami memutuskan untuk mencoba memasuki lingkungan sekolah lewat pagar belakang.
sstttthhh....
Begitu memasuki pintu gerbang, ada banyak gambaran kejadian masa lalu yg tiba-tiba menyeruak dalam benak ku. Berbagai hal. Ada yang masih teringat jelas dan ada yg juga sudah samar-samar.
Sekolah ku telah banyak berubah. Kelas ku dlu sudah tidak ada lagi, kecuali kelas 1 yg sempat satu smester kami tempati. Semua direnovasi, dibikin menjadi lebih bagus dan terlihat kokoh walau sekarang masih dalam tahap renovasi dan masih agak berantakan.
Selain renovasi besar-besaran, sekarang disana juga banyak sekali mading. Menyenangkan seandainya dulu juga begitu. Seingat ku dulu hanya ada 2 spot mading di sekolah. Sekarang, ada banyak sekali mading dengan berbagai jenis tulisannya. Beruntung sekali adik-adik yg punya hobi menulis, bakal tersalur banget tuh.
Gedung sekolah sekarang dibuat jadi bertingkat, ada banyak kelas karena dengan sistem moving class nya membuat setiap pelajaran memiliki kelas masing-masing. Menyenangkan. Dan aku melihat juga ada kelas musik. OMG. Seru banget.
Mushalla sekolah sekarang juga diperbaiki. Ah tidak. Tapi lebih tepatnya dibangun mushalla yg baru dimana dulu di situ ada kolam ikan dan pepohonan. Mushalla yg lama masih tetap ada walau sudah tidak digunakan lagi. Kami mencoba naik ke sana dengan cukup berhati-hati karena takut roboh, hehe... Temanku bertanya apa emang dari dulu miring kayak gitu atau baru-baru aja? Seingatku memang dari dulu mushalla terasa agak miring karena dulu aku sempet iseng naruh pulpen di lantai dan pulpen itu ngga bisa diam. (apa sih?! pokoknya gitu lah... hghghg)
Smaven yg sekarang juga punya banyak gazebo dan pepohonan di depan kelas, cukup rindang dan nyaman sekali untuk bersantai, duduk2 ngobrol2 sama temen2, belajar diluar kelas, bolos.. upsh.. ngga dink!
Kemarin kami juga sempat bertemu dengan salah seorang guru. Beliau tidak pernah mengajar di kelasku. Tapi aku cukup sering melihat beliau ketika aku masih sekolah di sana. Dan kalau ngga salah beliau dulu yang pernah tiba-tiba datang ke kelas kami dan menggebrak meja di kelas kami. Marah. dan mengambil gitar yang sedang dimainkan salah seorang teman ku di kelas. Entah apa sebabnya. Mungkin saat itu kami ribut kali ya. Entah. Aku lupa, karna part ini telah samar-samar dalam ingatanku.
hmmm...
Ada satu hal yg cukup menarik perhatianku. Lonceng sekolah. Masih yang dlu. Terlihat makin berkarat dimakan usia. Entah kenapa loncengnya tidak diganti. Mungkin itulah saksi bisu perkembangan sekolah dari tahun-ketahun.
Smaven. SMA 7 Banjarmasin. Aku bangga menjadi alumni mu. Entah ini benar atau tidak, tapi ada banyak pelajaran hidup yang kudapat dari sana. Bahkan ada yang baru ku sadari selepas dari SMA.
Terimakasih untuk 3 tahun dengan berbagai macam pengalaman di sana.
Kelas 1 A, 2A, III IPS 3, Perpustakaan, Kantin, Mushalla, UKS, Aula, Kantor guru, Laboraturium, Kopsis, Parkiran, Pos satpam dan sudut2 sekolah lainnya.
Nanti ditulisan selanjutnya tentang Kenangan semasa SMA aku bakal ceritain tentang tempat-tempat itu dan kejadian apa yang cukup berkesan yang pernah aku alami.
(to be continued)
Rabu, 25 Januari 2012
Kok Cepet Banget!
Entah kenapa sejak beberapa tahun terakhir ini waktu bagiku terasa cepat banget berlalu. Eh sekarang udah mau di akhir bulan Januari 2012 aja. Perasaan baru kemarin gugupnya nunggu pengumuman kelulusan SMA. Waduh, itu mah udah lama banget kaleee... hehe..
Dan sekarang sejak aku kerja di tempat baru, waktu jadi semakin ekspres berjalan. yah berjalan dengan kecepatan tinggi. Berangkat pagi, tau-tau udah istirahat aja, eh tau-tau udah jam pulang kerja. Hmm.. enak sih sebenernya, seandainya saja tak terasanya waktu berlalu itu diimbangi dengan pekerjaan yg beres dan berjalan lancar. Tapi sayangnya tidak. Setiap harinya pasti ada saja yg harus dikerjakan. Yaiyalah namanya juga kerja. Kita dibayar buat lelah. Pikirku kadang ketika aku mulai mengeluh dengan banyaknya pekerjaan yg menjadi tanggung jawab kami untuk diselesaikan. Diburu deadline itu sudah menjadi makanan sehari-hari bagi kami. Ngurusin LK, Kartu Hutang, Persediaan, RHPP dan berbagai berkas lainnya. Setiap cabang hanya punya satu accounting, dan semua pekerjaan itu dibebankan pada kami dengan berbagai macam masalah di dalamnya. Belum lagi nanti ada permintaan dibikinin ini lah, dicariin itu lah, dari pihak-pihak lain.
Yah, memang begitulah kewajibannya, sehingga terkadang (cenderung sering) kami pada akhirnya hanya bisa mengeluh, merasa lelah, capek. Segini susahnya kah mencari rezeki. Bukan kah rezeki sudah ada yg mengatur. Kita jalani saja apa adanya. Tapi fisik dan otakku memang merasa lelah setiap harinya and I'm just a human, yg memang pasti akan pernah mengeluh. Jadi Wajar toh?
Atau mungkin juga karena ini sebenarnya bukan bagian dari mimpiku, bukan bagian dari rencana yg telah aku rancang dulu, makanya aku sedikit berat menjalaninya?! Entahlah.
Setiap pekerjaan pasti ada sisi nyaman dan tidaknya. Dari mulai pekerjaan pertama hingga yg sekarang. Jika kepikiran sisi nyaman dari pekerjaan sebelumnya, mengeluh jadi semakin menjadi-jadi. Tapi ketika mengingat yg tidak nyamannya, menjadi penguat untuk tetap bertahan dengan apa yg dilakukan sekarang.
hmm... haruskan aku resign dari pekerjaan ku ini?
ah, sepertinya tidak. Tidak untuk saat ini. aku ngga mau membiasakan diriku untuk terus lari dari saat-saat tersulit. bukankah itu hanya ujian untuk meningkatkan kemampuan diri. bukan kah setiap orang akan mengalami ujian itu? bukan kah seharusnya aku bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bekerja sementara data statistik menunjukkan banyak sekali sarjana yg menjadi pengangguran.
walau pun mimpiku bukan menjadi karyawan di perusahaan orang lain melainkan memiliki usaha sendiri dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, tapi ini tetap harus ku jalani. setidaknya dari sini aku bisa belajar banyak hal, mengasah ilmu yg ku dapat dari sekolah hingga bangku kuliah, mengenal lebih banyak karakter orang lain, dan membangun komunikasi yg lebih baik lagi.
tapi ngomong-ngomong soal resign, seandainya pun itu tetap akan ku lakukan, aku belum menemukan alasan yg cukup kuat untuk itu. pernah satu ketika, saat otakku lagi goyang, aku dapet ide begini :
Aku : Bos, saya mau resign?
Bos : Kenapa?
Aku : Saya mau kawin, bos?
Bos : Kapan?
Aku : Belum tau sih.
Bos : Loh kok gitu?
Aku : Calon suaminya aja belum ada, bos.
Bos : Gimana sih, katanya mau kawin tapi calonnya aja belum ada!
Aku : Justru itu Bos. Kalau saya kerja terus, dari pagi sampai sore banget, kapan saya cari calon suami bos?
Bos : ..............
hahahaha...
just kidding,
tentu saja, mana berani ngomong ngawur kayak gitu.
yah sekedar pikiran untuk melepas lelah saja..
then...
well...
cuma bisa melakukan apa yg bisa dilakukan,
tak mau menuntut terlalu banyak dari diriku
kasihan "dia" karena telah terlalu lama dituntut untuk menjadi yg terbaik sejak dulu.
lagian apa sih yg sangat diharepin, hanya dibayar dengan harga yg tidak seberapa sampai berbuat tidak adil dengan diri sendiri. (mulai ngaco!)
Jadi intinya, tetap semangat, tetap berjuang, banyaki bersyukur, kurangi mengeluh, jangan pernah iri apa lagi dengki, tetap calm down, tetap sopan dan menghargai orang lain. OKE
Kamis, 29 Desember 2011
Terlambat Mengerti Telah Terbit !
Akhirnya buku pertamaku telah berhasil diterbitkan melalui nulisbuku[dot]com.
"Vicky kemana ya? Apa yang terjadi sama dia? Kok dia lama banget ngga masuk? Hh... walau aku sebel banget sama dia tapi aku harap dia baik-baik aja."
Saat itu dia memang sedang bersama Aldi, tapi pikirannya tidak sedang berada di sana, dia memikirkan hal lain, dia memikirkan cowok lain.
.....................
Biarkanlah semua mengalir
Tak harus melawan arus untuk bisa sampai ketepian
Kebahagiaan akan menghampiriku
Aku takkan putus asa menantinya
Dan aku takkan kecewa dengan cinta yang seharusnya jadi milikku, hilang
Pergi meninggalkanku sebelum dia bertanya padaku
Apakah aku juga mencintainya?
......................
Cinta karena terbiasa. Kebiasaan yang dipaksa. Keterpaksaan yang mengaburkan rasa. Namun ketika sang rasa telah terlambat untuk dimengerti, akankah hanya penyesalan yang tersisa?
.....................
Dua orang yang saling menyukai tapi semua berakhir sebelum dimulai hanya karena keterlambatan menyadari perasaan di antara mereka? Kenyataan telah membuat satu sama lain tidak bisa saling memiliki.
Hmm.. Mungkin itu tentang kamu dan dia, orang yang diam-diam kamu kagumi.
............................
Ayo jadikan Terlambat Mengerti sebagai tambahan koleksi novel kalian. Petik pelajaran yang ada di dalamnya. Jangan sampai kalian terlambat menyadari apa yang seharusnya kalian sadari sedari awal, atau kalian akhirnya kehilangan kesempatan untuk memperolehnya kembali.
Terlambat Mengerti
hanya Rp39.000,-
caranya:
kirim email
ke admin@Nulisbuku.com
dengan subject: Order Buku Terlambat Mengerti
kirim email
Nama :Alamat Lengkap:No.Hp:Judul Buku : Terlambat MengertiPenulis: Nur Khalifah
dengan subject: Order Buku Terlambat Mengerti
Bagi teman-teman yang telah bersedia membelinya, saya ucapkan terima kasih banyak atas bentuk penghargaan kalian terhadap karya saya.
Tunggu karya saya selanjutnya ya...
^-^
Langganan:
Postingan (Atom)
