Mimpi
Rencana
Usaha
Nyata
Semua Berproses
Sukses buat para dreamers







Rabu, 25 Januari 2012

Kok Cepet Banget!

Entah kenapa sejak beberapa tahun terakhir ini waktu bagiku terasa cepat banget berlalu. Eh sekarang udah mau di akhir bulan Januari 2012 aja. Perasaan baru kemarin gugupnya nunggu pengumuman kelulusan SMA. Waduh, itu mah udah lama banget kaleee... hehe..
Dan sekarang sejak aku kerja di tempat baru, waktu jadi semakin ekspres berjalan. yah berjalan dengan kecepatan tinggi. Berangkat pagi, tau-tau udah istirahat aja, eh tau-tau udah jam pulang kerja. Hmm.. enak sih sebenernya, seandainya saja tak terasanya waktu berlalu itu diimbangi dengan pekerjaan yg beres dan berjalan lancar. Tapi sayangnya tidak. Setiap harinya pasti ada saja yg harus dikerjakan. Yaiyalah namanya juga kerja. Kita dibayar buat lelah. Pikirku kadang ketika aku mulai mengeluh dengan banyaknya pekerjaan yg menjadi tanggung jawab kami untuk diselesaikan. Diburu deadline itu sudah menjadi makanan sehari-hari bagi kami. Ngurusin LK, Kartu Hutang, Persediaan, RHPP dan berbagai berkas lainnya. Setiap cabang hanya punya satu accounting, dan semua pekerjaan itu dibebankan pada kami dengan berbagai macam masalah di dalamnya. Belum lagi nanti ada permintaan dibikinin ini lah, dicariin itu lah, dari pihak-pihak lain.

Yah, memang begitulah kewajibannya, sehingga terkadang (cenderung sering) kami pada akhirnya hanya bisa mengeluh, merasa lelah, capek. Segini susahnya kah mencari rezeki. Bukan kah rezeki sudah ada yg mengatur. Kita jalani saja apa adanya. Tapi fisik dan otakku memang merasa lelah setiap harinya and I'm just a human, yg memang pasti akan pernah mengeluh. Jadi Wajar toh?
Atau mungkin juga karena ini sebenarnya bukan bagian dari mimpiku, bukan bagian dari rencana yg telah aku rancang dulu, makanya aku sedikit berat menjalaninya?! Entahlah.

Setiap pekerjaan pasti ada sisi nyaman dan tidaknya. Dari mulai pekerjaan pertama hingga yg sekarang. Jika kepikiran sisi nyaman dari pekerjaan sebelumnya, mengeluh jadi semakin menjadi-jadi. Tapi ketika mengingat yg tidak nyamannya, menjadi penguat untuk tetap bertahan dengan apa yg dilakukan sekarang.

hmm... haruskan aku resign dari pekerjaan ku ini?
ah, sepertinya tidak. Tidak untuk saat ini. aku ngga mau membiasakan diriku untuk terus lari dari saat-saat tersulit. bukankah itu hanya ujian untuk meningkatkan kemampuan diri. bukan kah setiap orang akan mengalami ujian itu? bukan kah seharusnya aku bersyukur karena masih diberi kesempatan untuk bekerja sementara data statistik menunjukkan banyak sekali sarjana yg menjadi pengangguran.

walau pun mimpiku bukan menjadi karyawan di perusahaan orang lain melainkan memiliki usaha sendiri dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain, tapi ini tetap harus ku jalani. setidaknya dari sini aku bisa belajar banyak hal, mengasah ilmu yg ku dapat dari sekolah hingga bangku kuliah, mengenal lebih banyak karakter orang lain, dan membangun komunikasi yg lebih baik lagi.

tapi ngomong-ngomong soal resign, seandainya pun itu tetap akan ku lakukan, aku belum menemukan alasan yg cukup kuat untuk itu. pernah satu ketika, saat otakku lagi goyang, aku dapet ide begini :
Aku : Bos, saya mau resign?
Bos : Kenapa?
Aku : Saya mau kawin, bos?
Bos : Kapan?
Aku : Belum tau sih.
Bos : Loh kok gitu?
Aku : Calon suaminya aja belum ada, bos.
Bos : Gimana sih, katanya mau kawin tapi calonnya aja belum ada!
Aku : Justru itu Bos. Kalau saya kerja terus, dari pagi sampai sore banget, kapan saya cari calon suami bos?
Bos : ..............
hahahaha...
just kidding,
tentu saja, mana berani ngomong ngawur kayak gitu.
 yah sekedar pikiran untuk melepas lelah saja..
then...
well...
cuma bisa melakukan apa yg bisa dilakukan,
tak mau menuntut terlalu banyak dari diriku
kasihan "dia" karena telah terlalu lama dituntut untuk menjadi yg terbaik sejak dulu.
lagian apa sih yg sangat diharepin, hanya dibayar dengan harga yg tidak seberapa sampai berbuat tidak adil dengan diri sendiri. (mulai ngaco!)

Jadi intinya, tetap semangat, tetap berjuang, banyaki bersyukur, kurangi mengeluh, jangan pernah iri apa lagi dengki, tetap calm down, tetap sopan dan menghargai orang lain. OKE

Kamis, 29 Desember 2011

Terlambat Mengerti Telah Terbit !



Akhirnya buku pertamaku telah berhasil diterbitkan melalui nulisbuku[dot]com.


"Vicky kemana ya? Apa yang terjadi sama dia? Kok dia lama banget ngga masuk? Hh... walau aku sebel banget sama dia tapi aku harap dia baik-baik aja."


Saat itu dia memang sedang bersama Aldi, tapi pikirannya tidak sedang berada di sana, dia memikirkan hal lain, dia memikirkan cowok lain.

.....................

Biarkanlah semua mengalir
Tak harus melawan arus untuk bisa sampai ketepian
Kebahagiaan akan menghampiriku
Aku takkan putus asa menantinya
Dan aku takkan kecewa dengan cinta yang seharusnya jadi milikku, hilang
Pergi meninggalkanku sebelum dia bertanya padaku
Apakah aku juga mencintainya?


......................

Cinta karena terbiasa. Kebiasaan yang dipaksa. Keterpaksaan yang mengaburkan rasa. Namun ketika sang rasa telah terlambat untuk dimengerti, akankah hanya penyesalan yang tersisa?

.....................

Dua orang yang saling menyukai tapi semua berakhir sebelum dimulai hanya karena keterlambatan menyadari perasaan di antara mereka? Kenyataan telah membuat satu sama lain tidak bisa saling memiliki.
Hmm.. Mungkin itu tentang kamu dan dia, orang yang diam-diam kamu kagumi.

............................

..... Dan akhirnya Vicky sadar kalau keputusan yang dia ambil waktu itu memang telah salah besar.

Ayo jadikan Terlambat Mengerti sebagai tambahan koleksi novel kalian. Petik pelajaran yang ada di dalamnya. Jangan sampai kalian terlambat menyadari apa yang seharusnya kalian sadari sedari awal, atau kalian akhirnya kehilangan kesempatan untuk memperolehnya kembali.

Terlambat Mengerti
hanya Rp39.000,-
caranya:
kirim email 
Nama :
Alamat Lengkap:
No.Hp:
Judul Buku : Terlambat Mengerti 
Penulis: Nur Khalifah
ke admin@Nulisbuku.com 
dengan subject: Order Buku Terlambat Mengerti



Bagi teman-teman yang telah bersedia membelinya, saya ucapkan terima kasih banyak atas bentuk penghargaan kalian terhadap karya saya.
Tunggu karya saya selanjutnya ya...

^-^

Jumat, 23 Desember 2011

Lagi mencoba posting lewat email, masuk ngga ya...
Kalau ada tulisan ini berarti berhasil tuh, haha..

Oh iya, I wanna say seangil chukkae for someone yg lagi bahagia hari ini... ^-^

Rabu, 21 Desember 2011

Takut...

Dalam hidup, tanpa sebab yang jelas pernahkan kalian merasakan tiba-tiba bahagia, sedih, takut...
Aku terkadang mengalaminya dan Aku mengalaminya lagi saat ini.
Rasa takut yg tiba-tiba hadir tanpa sebab yang jelas, bahkan membuat air mata mengalir deras. Bukan sedih tapi takut. Bukan takut terhadap sesuatu yang berhubungan dengan penglihatan tapi berhubungan dengan hati atau perasaan. Sekali lagi ini bukan sedih, tapi takut.
Entahlah, aku sendiri juga ngga ngerti kenapa perasaan ini tiba-tiba saja hadir. Yang pasti aku butuh tempat untuk berbagi rasa takut ini dan membuat perasaanku jauh lebih tenang, lebih baik dan lebih nyaman.
Lagi-lagi aku hanya bisa membaginya lewat tulisan tanpa tahu apakah ini akan membuatnya lebih baik. Tapi aku jauh lebih tenang setelah menulis apa yang aku rasakan.
:)
Just wanna sharing what I feel right now ^-^

Sabtu, 03 Desember 2011

Belajar Buat Besok

Besok itu bakal ada test kenaikan level di kelas Bahasa Inggris yg saya ikuti. Semoga bisa dapat hasil yang terbaik kalau perlu dapat nilai sempurna a.k.a 100, amiiinnn...

Sekarang lagi belajar buat persiapan besok. Seharusnya dari kemaren-kemaren nyiapin diri, tapi berasa ngga ada waktu luang lagi sekarang. (alesan! bilang aja males! kebawa kebiasaan zaman kuliah dulu dengan SKS alias sistem kebut semalem kan?!). Tapi emang bener kok. Seharian kerja dari senin sampe sabtu, pulang kerja badan udah capek, ngga bakal masuk juga kalo dipaksain belajar, yang ada malah hanya rebahan dan akhirnya ketiduran.

Ya sudah, akhirnya malam ini diharuskan melawan rasa capek dulu demi memenuhi target nilai itu. Maksimalkan belajar dulu malam ini. Jadi saya mau belajar dulu ya.... ^0^ (to be continue)